Sertifikat keahlian teknik sipil, ada 14 sertifikat keahlian yang bisa diambil oleh lulusan teknik sipil
Pagi kawan, kali ini kita akan bahas sertifikat keahlian teknik sipil. Apakah kawan kuliah jurusan teknik sipil? Sertifikat apa saja yang dapat Anda ambil setelah lulus kuliah jurusan tersebut? Nah kita akan bahas selengkapnya disini.
Mengenal Jurusan teknik sipil
Menurut Wikipedia, Teknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia.
Teknik sipil mempunyai ruang lingkup yang luas, di dalamnya pengetahuan matematika, fisika, kimia, biologi, geologi, lingkungan hingga komputer mempunyai peranannya masing-masing. Teknik sipil dikembangkan sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dan pergerakannya, hingga bisa dikatakan ilmu ini bisa mengubah sebuah hutan menjadi kota besar.
Secara sederhana, Teknik Sipil adalah jurusan yang akan mendidik anda menjadi seorang “mandor proyek infrastruktur“. Infrastruktur yang dimaksud sangat beragam mulai dari bangunan, rumah, gedung bertingkat, jalan raya, jembatan, pelabuhan, bandar udara, dan masih banyak lagi.
Teknik Sipil merupakan ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, dan memelihara serta memperbaiki bangunan. Di luar negeri, jurusan teknik sipil ini dikenal sebagai Civil Engineer. Ruang lingkup jurusan Teknik Sipil tidak hanya fokus pada pembuatan bangunan saja, tetapi juga bagaimana cara memilih material yang cocok, mengatur sumber daya air hingga merancang desain konstruksi.
Seorang sarjana Teknik Sipil juga mempunyai tanggung jawab yang besar sebagai manajer konstruksi yang nantinya mengawasi aktivitas dan kinerja keseluruhan orang yang terlibat dalam suatu proyek pembangunan. Sehingga tidak heran dalam prakteknya nanti juga perlu skill manajemen untuk mengelola pekerja, jadwal shift kerja, kalkulasi bahan dan peralatan yang dibutuhkan serta menganalisa dampak lingkungan yang mungkin terjadi.
Selain membangun bangunan baru, tugas seorang ahli Teknik Sipil juga mencakup pemeliharaan dan perbaikan bangunan yang sudah ada. Suatu bangunan dapat mengalami perubahan fungsi atau penurunan kondisi selama masa pakainya, terutama jika terjadi kondisi bencana alam. Para ahli Teknik Sipil harus dapat menilai apakah gedung masih layak dipakai atau harus diperbaiki atau malah harus diganti karena dikhawatirkan dapat roboh sewaktu-waktu, untuk itu diperlukan sebuah sertifikat keahlian teknik sipil.
Untuk penjelasan yang lebih teknis, berikut definisi jurusan Teknik Sipil yang saya kutip dari website Teknik Sipil ITB:
“Teknik Sipil merupakan ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, dan memelihara serta memperbaiki bangunan. Bangunan yang dimaksud di sini sangat beragam, mulai dari bangunan rumah sederhana dan gedung-gedung bertingkat, jembatan, bendungan, hingga bangunan sarana dan prasarana transportasi, jembatan, bendungan, pengairan, prasarana produksi, hingga bangunan-bangunan lepas pantai seperti pada fasilitas pengeboran minyak lepas pantai, serta berbagai fasilitas pembangkit dan transmisi energi.”
Dan berikut definisi jurusan Teknik Sipil yang saya kutip dari website Teknik Sipil UI:
“Teknik Sipil adalah disiplin ilmu teknik yang paling lama dan meliputi banyak spesialisasi. Teknik Sipil bisa dijelaskan sebagai aplikasi dari teknik ke dalam komunitas Sipil.
Teknik Sipil mengaplikasikan prinsip-prinsip teknik untuk memenuhi kebutuhan dasar komunitas dalam hal perumahan, transportasi, sanitasi dan kebutuhan lain dalam komunitas modern. Teknik Sipil berhubungan dengan perancangan, konstruksi dan pemeliharaan bangunan fisik dan lingkungan termasuk di dalamnya adalah jalan, jembatan, kanal, bendungan dan bangunan serta tantangan lainnya seperti memburuknya infrastruktur, isu lingkungan yang kompleks, sistem transportasi yang sudah ketinggalan jaman dan bencana alam.”
Perbedaan Teknik Sipil dengan Arsitektur
Jurusan Teknik Sipil dan Jurusan Arsitektur sama-sama mempelajari bangunan, lalu apa perbedaannya?
Secara sederhana, Jurusan Arsitektur (atau Teknik Arsitektur), lebih ke arah design dan perancangan bangunan agar tampak indah dan menarik. Sedangkan Jurusan Teknik Sipil lebih ke arah implementasi dari bangunan tersebut, seperti apakah pondasinya kuat, apakah sesuai dengan kondisi tanah, apakah sesuai dengan anggaran dst.
Bangunan kuat dan sesuai anggaran adalah konsep utama di Teknik Sipil. Mereka akan menyesuaikan gambar perancangan dengan kondisi nyata dilapangan. Apakah sesuai dengan keadaan tanah di sekitarnya atau tidak, serta memilih metode pelaksanaan bangunan paling cepat dan hemat. Sedangkan seorang Arsitek lebih mempertahankan bentuk gambar dan design estetika yang sudah dibuat.
Di bangku kuliah, Arsitek lebih banyak mempelajari gambar bangunan, memahami bangunan yang yang sesuai dengan keinginan konsumen dan cara mempresentasikan agar ide desain diterima konsumen. Namun pada Teknik Sipil di bangku perkuliahan lebih banyak mempelajari perhitungan struktur bangunan, perhitungan rencana anggaran biaya bangunan serta manajemen pelaksanaan pembangunan.
Idealnya sarjana arsitektur dan sarjana teknik sipil saling bekerjasama dalam membuat sebuah bangunan. Setelah digambar oleh arsitek, teknik sipil mengimplementasikannya sebagai kepala project yang membawahi pekerja di lapangan (sebagai supervisor / pengawas). Jika ada perubahan kondisi tertentu yang memaksa perubahan design, sarjana teknik sipil akan berkonsultasi dengan arsitek untuk mencari jalan keluar terbaik.
Namun karena tuntutan pekerjaan atau masalah efisiensi tidak jarang sarjana arsitektur dituntut juga punya keahlian teknik sipil dalam hal implementasi. Begitu juga sebaliknya, sarjana teknik sipil tidak jarang juga dituntut bisa merancang bangunan yang bagus dan menarik.
Sertifikat keahlian teknik sipil
Apa itu Sertifikat Keahlian Kerja (SKA)? Sertifikat Keahlian teknik sipil(SKA) adalah Sertifikat yang diterbitkan LPJK dan diberikan kepada tenaga ahli konstruksi yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan disiplin keilmuan, kefungsian dan/atau keahlian tertentu. Sertifikat Keahlian SKA adalah bukti kompetensi dan kemampuan profesi keahlian kerja tenaga ahli bidang (Kontraktor), atau (Konsultan), dengan kualifikasi tenaga ahli sebagai berikut.

Kualifikasi tenaga ahli Jasa Konstruksi adalah:
- SKA Ahli Muda
- SKA Ahli Madya
- SKA Ahli Utama
Salah satu persyaratan utama untuk mengajukan permohonan Sertifikasi dan Registrasi Badan Usaha bidang Jasa Konstruksi adalah memiliki tenaga ahli bersertifikat keahlian (SKA) untuk ditetapkan sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT) atau Penanggung Jawab Bidang (PJB).
SKA tersebut dikeluarkan oleh asosiasi profesi jasa konstruksi yang telah diakreditasi Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi(LPJK).
SKA untuk tenaga ahli perusahaan Jasa Pe
Menurut Match, Lulusan Teknik sipil dapat memiliki beberapa sertifikat keahlian teknik sipil.
Anda kuliah jurusan teknik sipil? Ada 14 yang bisa kamu ambil. SKA yang bisa kamu ambil adalah:
- Ahli Teknik Iluminasi (kode 104)
- Ahli Teknik Bangunan Gedung (kode 201)
- Ahli Teknik Jalan (kode 202)
- Ahli Teknik Jembatan (kode 203)
- Ahli Keselamatan Jalan (kode 204)
- Ahli Teknik Terowongan (kode 205)
- Ahli Teknik Landasan Terbang (kode 206)
- Ahli Teknik Jalan Rel (kode 207)
- Ahli Teknik Dermaga (kode 208)
- Ahli Teknik Bangunan Lepas Pantai (kode 209)
- Ahli Teknik Bendungan Besar (kode 210)
- Ahli Teknik Sumber Daya Air (kode 211)
- Ahli Teknik Pembongkaran Bangunan (kode 214)
- Ahli Geoteknik (kode 216)
Dokumen persyaratan Sertifikat keahlian teknik sipil:
- Foto copy/scan Ijasah
- Foto copy/scan KTP
- Foto copy/scan NPWP
- Pas photo ukuran 3×4
Dapatkan Layanan Konsultasi SKK Konstruksi yang Cepat, Tepat, dan Terpercaya — Langsung Bersama Tim Ahli Kami
Proses pengurusan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi tidak perlu lagi membingungkan. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, tim kami siap membantu Anda mulai dari pemetaan skema, persiapan dokumen, hingga lulus uji kompetensi sesuai regulasi terbaru LPJK dan Permen PUPR.
Butuh SKK secepatnya untuk keperluan tender, proyek, atau audit internal? Kami hadir dengan layanan prioritas yang mengutamakan kecepatan dan akurasi — tanpa ribet dan tanpa bolak-balik!
Hubungi kami sekarang dan nikmati:
- Konsultasi GRATIS langsung dengan tim ahli SKK
- Asistensi dokumen dan verifikasi skema yang tepat
- Layanan prioritas dengan progress report berkala
CV. Gaivo Systemworks Indonesia adalah mitra terpercaya dalam pengurusan sertifikasi profesi dan badan usaha di seluruh Indonesia. Kami menawarkan:
- Proses Cepat: Layanan yang efisien dan responsif.
- Keamanan Data: Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi Anda.
- Investasi dengan ReturnTerbaik: Paket layanan dengan nilai maksimal.
Kami siap mendampingi proses sertifikasi yang meliputi :
- ISO 9001 (QMS), 14001 (EMS), 45001 (OHSAS) , 22000, 27001 (ITSMS), 37001 (SMAP)
- SKK Konstruksi (SKA/SKT): Sipil, Mekanikal, Manajemen Pelaksanaan, K3, Manajemen Proyek.
- SBU (Sertifikat Badan Usaha) LPJK Kementerian PUPR: BUJK Nasional (Kecil Menengah, Besar, Spesialis), BUJK Asing
- SMK3 KEMNAKER RI PP 50 Tahun 2012
- AHLI K3 UMUM KEMNAKER
- Sertifikasi Alat Kemnaker RI: SIA/SILO/Suket K3 Alat (Excavator, Buldozer, Crane, Wheel Loader dll)
- Sertifikasi Operator Alat Kemnaker RI: Surat Ijin Operator SIO (Excavator, Buldozer, Crane, Wheel Loader dll)
- Pengurusan PT, CV & Virtual Office
- NIB (Nomer Induk Berusaha)
- LAI AKP (Laporan Akuntan Publik)
- SNI (Standar Nasional Indonesia)
- Serkom Kelistrikan / SKTTK DJK ESDM
- SBU JPTL (Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik) DJK ESDM
- SIUJPTL (Surat Ijin Usaha Badan Jasa Penunjang Tenaga Listrik)
Leave a Comment